Kamis, 13 Februari 2014

ibu ku KEMALICIOUS

Teruntuk Ahmad Kemal Palevi yang berwajah absurd..

Perkenalkan gue Ramad, cowok blesteran Palembang dan Jambi.
Jujur gue bingung mau memulainya dari mana, sumpah saat menulis ini gue geli tapi alhamdulillah dengan tekat yang kuat gue beranikan diri ini.
Padahal gue enggak bisa membayangkan bagaimana para wanita di luar sana yang mengagumi ke-tampan-an gue ini harus mendadak ilfeel karena gue menulis surat cinta ini untuk lo.

Eniwey,, Sebenarnya gue tak terlalu suka dengan cara lo ber-stand up comedy, tapi mungkin itu masalahnya hanya pada selera aja.
Tapi ada satu orang yang sangat teristimewa di hidup gue yang kebetulan jatuh cinta dengan cara lo berbicara. Orang itu ada almarhumah ibu gue.

Awal mula ibu gue suka lo itu saat kita sedang asik nonton youtube berdua untuk melihat siaran ulang acara StandUp Comedy Indonesia Season 2 di Kompas TV. Yaa, kami hanya orang biasa yang enggak sanggup pakai televisi berlangganan. fyuuuh...

Saat gue melihat lo, gue bilang “ini orang enggak waras” tapi berbeda dengan respon ibu gue. Beliau malah tertawa lepas seperti tak ada beban dan  ibu gue bilang “ibu suka liat wajah anak ini” sejak saat itu ibu suka nontonin video-video lo.

Ibu gue kembali kegirangan saat lo melakukan tour ke Jambi kalau enggak salah pada tanggal 27 oktober 2012. Kami menonton bersama, nampak sekali raut wajah bahagia beliau. Ibu seperti kembali menjadi anak remaja ababil yang menjerit histeris saat melihat idolanya. Tidak hanya itu saat tour ke Palembang tanggal 23 desember 2012 pun kami bela-belain untuk menonton penampilan absurd lo dan lagi-lagi ibu kegirangan. hahaha.

Saat sinetron Heart Series 2 tayang di televisi, tiap sore gue harus siap perang dengan ibu untuk sekedar memperebutkan remote. Ibu selalu senyum melihat akting lo menjadi guru cupu, tapi senyum itu tak lama.
Sebelum sinetron itu selesai tayang, ibu gue sudah menyusul almarhum Ayah di surga.

Hal-hal sepele inilah yang membuat gue haru-biru kalau ingat tingkah ibu. Mungkin ibu akan lebih gembira kalau tau lo menulis buku Tak Kemal Maka Tak Sayang atau saat lo main gila di Comic 8

Segini aja surat cinta gue buat lo, mungkin ini bukan juga surat cinta tapi lebih ke ungkapan rasa haru gue melihat kegembiraan ibu saat pandangan pertama dengan lo.
Dan kalimat terahir, ibu ku KEMALICIOUS \m/ yeeeahh...
hahahaha, gue sampai enggak bisa gambarin wajah bahagia ibu


Salam,
Ramad (anak yang merindukan senyum almarhumah ibu saat melihat kemal)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar